Kali ini saya akan berbagi cerita tentang sebulan di Pare. Niat awalnya mengejar nilai TOEFL sembari liburan hehee. Persiapa untuk menghabiskan liburan di Pare cukup banyak mulai dari menentukan lembaga yang pas, paket atau program yang akan diambil, dimana akan tinggal hingga izin dosen buat ngga ikut KRSan langsung hehee. dan setelah semuanya dilancarkan datanglah hari yang ditunggu-tunggu.
Perjalanan ke Pare dari Bojonegoro
10 Januari 2016 saya berangkat dari Bojonegoro, kampung halaman tercinta bersama bapak. kami memutuskan untuk menggunakan kendaraan umum. Bis. Kami berangkat ke terminal menggunakan motor kemudian dititipkan ke penitipan motor lalu melanjutkan perjalanan dengan menaiki bis jurusan Surabaya. Kami turun di pasar Babat, Lamongan kemudian ganti bis jurusan Jombang.
Nah tips untuk kalian yang akan menaiki bis dari Jombang ke Kediri, jangan sampai lebih dari jam 16.00 WIB ya guys, soalnya bakalan sulit banget nyari kendaraan umum ke Kediri kalau jam segitu belum sampai Terminal Jombang. Tambahan nih jangan berharap bis Babat Jombang senyaman Bis Bojonegoro - Surabaya yakk... , bis Babat - Jombang itu sebelas duabelas lah sama bis Bojonegoro - Ngawi.
Selanjutnya dari Terminal Jombang kami melanjutkan perjalanan dengan bis ke Kediri, turun di Perempatan Tulungrejo. Lalu untuk sampai ke
Elfast (Lembaga yang saya pilih) kami memutuskan untuk naik Bentor (Becak Motor) karena hanya ada tiga pilihan untuk sampai ke tempat kursusan yaitu menggunakan Becak, Bentor atau jalan kaki. yang terakhir tidak disarankan guys wkeewkke
Estimasi waktu : 10.30 - 15.30 WIB (Bojonegoro-Elfast Pare, Kediri)
Rincian Biaya :
Bis Bojonegoro - Babat : Rp 8.000,-
Bis Babat - Jombang : Rp 20.000,-
Bis Jombang - Kediri : Rp 10.000,-
Bentor :
Rp 20.000,- + (kalau 2 orang 30.000)
Total : Rp 58.000,-
Lanjut baca
Tips Memilih Program di Kampung Inggis, Pare, Kediri
Gunung Kelud, Gumul, Kebun Nanas