Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 April 2016

Export Database beserta Relasinya

Menggunakan Localhost pada browser

1. Buka browser
2. Tuliskan URL : localhost/phpmyadmin
3. Pilih Database
4. Klik Export
Gambar 1.  Export
5. Isi sesuai dengan format gambar 1, kemudian klik Go. 


***Apabila RELASI DATABASE TIDAK MUNCUL?

1. Buka setiap tabel kemudian pastikan Storage Engine  adalah InnoDB


2. Selanjutnya lihat pada Structure, Pastikan Foreign Key telah diIndeks
Tanda bla telah terIndeks, nama field tampil pada tabel Indexes
Cara melakukan indeks adalah dengan mengklik tanda "petir" pada Action.


3. Selanjutnya memastikan relasi dengan mengklik relation view
Isikan relasi seperti gambar dibawah ini. Kemudian klik "Save"



**Jadi relasi dan format Storage Engine dinputkan pada setiap tabel.

Selamat Mencoba

Minggu, 30 November 2014

Menyembunyikan File dengan "Steganografi"

Apa yang anda ketahui tentang steganografi?
Mungkin kata "steganograf" merupakan hal yang asing bagi anda. Awalnya saya mengetahui steganografi dari sebuah drama korea yaitu Ghost. Drama 20 episode ini berbeda dengan drama korea yang biasanya saya tonton yang mengkisahkan percintaaan. Ghost menceritakan tentang pembongkaran kasus pembunuhan yang kompleks yang didalangi oleh pengusaha kayaraya yang bergerak di bidang IT. Drama ini banyak menguak tentang kinerja polisi dalam depatemen kejahatan dunia maya dan keteguhannya menjadi polisi yang jujur serta pengungkap kebenaran.

Kembali ke topik utama yaitu Steganografi.

Pengertian Steganografi

Steganografi adalah suatu teknik untuk menyembunyikan informasi yang bersifat pribadi dengan sesuatu yang hasilnya akan tampak seperti informasi normal lainnya. Media yang digunakan umumnya merupakan suatu media yang berbeda dengan media pembawa informasi rahasia, dimana disinilah fungsi dari teknik steganografi yaitu sebagai teknik penyamaran menggunakan media lain yang berbeda sehingga informasi rahasia dalam media awal tidak terlihat secara jelas.

Steganografi biasanya sering disalahartikan dengan kriptografi karenanya keduanya sama-sama bertujuan untuk melindungi informasi yang berharga. Perbedaan yang mendasar antara keduanya yaitu steganografi berhubungan dengan informasi tersembunyi sehingga tampak seperti tidak ada informasi tersembunyi sama sekali. Jika seseorang mengamati obyek yang menyimpan informasi tersembunyi tersebut, maka dia tidak akan menyangka bahwa terdapat pesan rahasia dalam obyek tersebut, dan karenanya dia tidak akan berusaha memecahkan informasi dari obyek tersebut.

Kata steganografi berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata Stegos (covered/tersembunyi) dan Graptos (writing/tulisan). Steganografi di dunia modern biasanya mengacu pada informasi atau suatu arsip yang telah disembunyikan ke dalam suatu arsip citra digital, audio, atau video. Teknik Steganografi ini telah banyak digunakan dalam strategi peperangan dan pengiriman sandi rahasia sejak jaman dahulu kala. Dalam perang Dunia II, teknik steganografi umum digunakan oleh tentara Jerman dalam mengirimkan pesan rahasia dari atau menuju Jerman, (Morkel, dkk, 2005).

Semakin pentingnya nilai dari sebuah informasi, maka semakin berkembang pula metode-metode yang dapat digunakan untuk melakukan penyisipan informasi yang didukung pula dengan semakin berkembangnya media elektronik.  Berbagai macam media elektronik kini telah dapat digunakan untuk melakukan berbagai fungsi steganografi dengan berbagai macam tujuan dan fungsi yang diharapkan oleh penggunanya. Sebagai fungsi yang umum, steganografi digunakan untuk memberikan cap khusus dalam sebuah karya yang dibuat dalam format media elektronik sebagai identifikasi, (Johnson, dkk, 1998).

Sejarah Steganografi

Seperti kriptografi, penggunaan steganografi sebetulnya telah digunakan berabad-abad yang lalu bahkan sebelum istilah steganografi itu sendiri muncul. Berikut adalah contoh penggunaan steganografi di masa lalu, (Munir, 2005):
  • Steganografi sudah dikenal oleh bangsa Yunani. Herodatus, penguasa Yunani, mengirim pesan rahasia dengan menggunakan kepala budak atau prajurit sebagai media. Dalam hal ini, rambut budak dibotaki, lalu pesan rahasia ditulis pada kulit kepala budak. Ketika rambut budak tumbuh, budak tersebut diutus untuk membawa pesan rahasia di balik rambutnya.
  •  Bangsa Romawi mengenal steganografi dengan menggunakan tinta tak-tampak (invisible ink) untuk menuliskan pesan. Tinta tersebut dibuat dari campuran sari buah, susu, dan cuka. Jika tinta digunakan untuk menulis maka tulisannya tidak tampak. Tulisan di atas kertas dapat dibaca dengan cara memanaskan kertas tersebut.
  • Metode lain yang digunakan oleh masyarakat Yunani kuno adalah dengan menggunakan lilin sebagai media penyembunyi pesan mereka. Pesan dituliskan pada suatu lembaran, dan lembaran tersebut akan ditutup dengan lilin untuk menyembunyikan pesan yang telah tertulis. Pihak penerima kemudian akan menghilangkan lilin dari lembaran tersebut untuk melihat pesan yang disampaikan oleh pihak pengirim.
Kegunaan Steganografi

Seperti perangkat keamanan lainnya, steganografi dapat digunakan untuk berbagai macam alasan, beberapa diantaranya untuk alasan yang baik, namun dapat juga untuk alasan yang tidak baik. Untuk tujuan legitimasi dapat digunakan pengamanan seperti citra dengan watermarking dengan alasan untuk perlindungan copyright. Digital watermark (yang juga dikenal dengan fingerprinting, yang dikhususkan untuk hal-hal menyangkut copyright) sangat mirip dengan steganografi karena menggunakan metode penyembunyian dalam arsip, yang muncul sebagai bagian asli dari arsip tersebut dan tidak mudah dideteksi oleh kebanyakan orang.

Steganografi  juga dapat digunakan sebagai tag-notes untuk citra online. Terakhir, steganografi juga dapat digunakan untuk melakukan penyimpanan atas kerahasiaan informasi yang berharga, untuk menjaga data tersebut dari kemungkinan sabotasi, pencuri, atau dari pihak yang tidak berwenang.

Sayangnya, steganografi juga dapat digunakan untuk alasan yang ilegal. Sebagai contoh, jika seseorang telah mencuri data, mereka dapat menyembunyikan arsip curian tersebut ke dalam arsip lain dan mengirimkannya keluar tanpa menimbulkan kecurigaan siapapun karena tampak seperti email atau arsip normal.  Selain itu, seseorang dengan hobi menyimpan pornografi, atau lebih parah lagi, menyimpannya dalam hard disk, mereka dapat menyembunyikan hobi buruk mereka tersebut melalui steganografi. Begitu pula dengan masalah terorisme, steganografi dapat digunakan oleh para teroris untuk menyamarkan komunikasi mereka dari pihak luar.

untuk menegetahui lebih lanjut tentang steganografi silahkan klik sumber artikel ini serta laman ini

Senin, 24 November 2014

Internet di Indonesia

Berbicara tentang internet khususnya di Indonesia apa yang pertama kali anda pikirkan?

Menurut lembaga riset pasar e-Marketer,  populasi netter Tanah Air mencapai 83,7 juta orang pada 2014. Artinya setiap orang yang mengakses internet setidaknya satu kali setiap bulan itu mendudukkan Indonesia di peringkat ke-6 terbesar di dunia dalam hal jumlah pengguna internet.Pada 2017, eMarketer memperkirakan netter Indonesia bakal mencapai 112 juta orang, mengalahkan Jepang di peringkat ke-5 yang pertumbuhan jumlah pengguna internetnya lebih lamban (tekno.kompas.com, 24 November 2014).


http://tekno.kompas.com/read/2014/11/24/07430087/Pengguna.Internet.Indonesia.Nomor.Enam.Dunia

Berdasarkan data tersebut, kebutuhan akan internet menjadi suatu hal yang vital dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia sekaligus menjadi pasar yang sangat baik untuk perusahaan-perusahaan ISP.  Berbagai penawaran layanan  internet dengan harga murah dan paket kuota, ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan ISP. Namun, alangkah baiknya jika perusahaan-perusahaan ISP tersebut tidak hanya memikirkan tentang jumlah pengguna atau pelanggan yang didapat tetapi didukung dengan layanan internet yang diberikan seperti kekuatan jaringan dan jangkauan jaringan internet.