Apa yang anda ketahui tentang steganografi?
Mungkin kata
"steganograf" merupakan hal yang asing bagi anda. Awalnya saya
mengetahui steganografi dari sebuah drama korea yaitu
Ghost. Drama 20 episode ini berbeda dengan drama korea yang biasanya saya tonton yang mengkisahkan percintaaan.
Ghost menceritakan
tentang pembongkaran kasus pembunuhan yang kompleks yang didalangi oleh
pengusaha kayaraya yang bergerak di bidang IT. Drama ini banyak menguak
tentang kinerja polisi dalam depatemen kejahatan dunia maya dan
keteguhannya menjadi polisi yang jujur serta pengungkap kebenaran.
Kembali ke topik utama yaitu Steganografi.
Pengertian Steganografi
Steganografi
adalah suatu teknik untuk menyembunyikan informasi yang bersifat
pribadi dengan sesuatu yang hasilnya akan tampak seperti informasi
normal lainnya. Media yang digunakan umumnya merupakan suatu media yang
berbeda dengan media pembawa informasi rahasia, dimana disinilah fungsi
dari teknik steganografi yaitu sebagai teknik penyamaran menggunakan
media lain yang berbeda sehingga informasi rahasia dalam media awal
tidak terlihat secara jelas.
Steganografi biasanya sering
disalahartikan dengan kriptografi karenanya keduanya sama-sama
bertujuan untuk melindungi informasi yang berharga. Perbedaan yang
mendasar antara keduanya yaitu steganografi berhubungan dengan informasi
tersembunyi sehingga tampak seperti tidak ada informasi tersembunyi
sama sekali. Jika seseorang mengamati obyek yang menyimpan informasi
tersembunyi tersebut, maka dia tidak akan menyangka bahwa terdapat pesan
rahasia dalam obyek tersebut, dan karenanya dia tidak akan berusaha
memecahkan informasi dari obyek tersebut.
Kata
steganografi berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata
Stegos (
covered/tersembunyi) dan
Graptos (
writing/tulisan).
Steganografi di dunia modern biasanya mengacu pada informasi atau suatu
arsip yang telah disembunyikan ke dalam suatu arsip citra digital,
audio, atau video. Teknik
Steganografi ini telah banyak
digunakan dalam strategi peperangan dan pengiriman sandi rahasia sejak
jaman dahulu kala. Dalam perang Dunia II, teknik steganografi umum
digunakan oleh tentara Jerman dalam mengirimkan pesan rahasia dari atau
menuju Jerman, (Morkel, dkk, 2005).
Semakin pentingnya nilai dari
sebuah informasi, maka semakin berkembang pula metode-metode yang dapat
digunakan untuk melakukan penyisipan informasi yang didukung pula dengan
semakin berkembangnya media elektronik. Berbagai macam media
elektronik kini telah dapat digunakan untuk melakukan berbagai fungsi
steganografi dengan berbagai macam tujuan dan fungsi yang diharapkan oleh penggunanya. Sebagai fungsi yang umum,
steganografi
digunakan untuk memberikan cap khusus dalam sebuah karya yang dibuat
dalam format media elektronik sebagai identifikasi, (Johnson, dkk,
1998).
Sejarah Steganografi
Seperti kriptografi, penggunaan
steganografi sebetulnya telah digunakan berabad-abad yang lalu bahkan sebelum istilah
steganografi itu sendiri muncul. Berikut adalah contoh penggunaan
steganografi di masa lalu, (Munir, 2005):
- Steganografi
sudah dikenal oleh bangsa Yunani. Herodatus, penguasa Yunani, mengirim
pesan rahasia dengan menggunakan kepala budak atau prajurit sebagai
media. Dalam hal ini, rambut budak dibotaki, lalu pesan rahasia ditulis
pada kulit kepala budak. Ketika rambut budak tumbuh, budak tersebut
diutus untuk membawa pesan rahasia di balik rambutnya.
- Bangsa Romawi mengenal steganografi dengan menggunakan tinta tak-tampak (invisible ink)
untuk menuliskan pesan. Tinta tersebut dibuat dari campuran sari buah,
susu, dan cuka. Jika tinta digunakan untuk menulis maka tulisannya tidak
tampak. Tulisan di atas kertas dapat dibaca dengan cara memanaskan
kertas tersebut.
- Metode lain yang digunakan oleh masyarakat
Yunani kuno adalah dengan menggunakan lilin sebagai media penyembunyi
pesan mereka. Pesan dituliskan pada suatu lembaran, dan lembaran
tersebut akan ditutup dengan lilin untuk menyembunyikan pesan yang telah
tertulis. Pihak penerima kemudian akan menghilangkan lilin dari
lembaran tersebut untuk melihat pesan yang disampaikan oleh pihak
pengirim.
Kegunaan Steganografi
Seperti perangkat keamanan lainnya,
steganografi dapat
digunakan untuk berbagai macam alasan, beberapa diantaranya untuk
alasan yang baik, namun dapat juga untuk alasan yang tidak baik. Untuk
tujuan legitimasi dapat digunakan pengamanan seperti citra dengan
watermarking dengan alasan untuk perlindungan
copyright.
Digital watermark (yang juga dikenal dengan
fingerprinting, yang dikhususkan untuk hal-hal menyangkut
copyright) sangat mirip dengan
steganografi karena
menggunakan metode penyembunyian dalam arsip, yang muncul sebagai
bagian asli dari arsip tersebut dan tidak mudah dideteksi oleh
kebanyakan orang.
Steganografi juga dapat digunakan sebagai tag-notes untuk citra online. Terakhir,
steganografi juga
dapat digunakan untuk melakukan penyimpanan atas kerahasiaan informasi
yang berharga, untuk menjaga data tersebut dari kemungkinan sabotasi,
pencuri, atau dari pihak yang tidak berwenang.
Sayangnya,
steganografi juga
dapat digunakan untuk alasan yang ilegal. Sebagai contoh, jika
seseorang telah mencuri data, mereka dapat menyembunyikan arsip curian
tersebut ke dalam arsip lain dan mengirimkannya keluar tanpa menimbulkan
kecurigaan siapapun karena tampak seperti email atau arsip normal.
Selain itu, seseorang dengan hobi menyimpan pornografi, atau lebih
parah lagi, menyimpannya dalam hard disk, mereka dapat menyembunyikan
hobi buruk mereka tersebut melalui
steganografi. Begitu pula dengan masalah terorisme,
steganografi dapat digunakan oleh para teroris untuk menyamarkan komunikasi mereka dari pihak luar.
untuk menegetahui lebih lanjut tentang steganografi silahkan
klik sumber artikel ini serta
laman ini